Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM), terus memperkuat peran globalnya melalui kolaborasi riset internasional. Salah satu dosen PKP, Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., melaksanakan kegiatan riset terkait praktik community farming di Jepang sebagai bagian dari pengembangan pembelajaran dan pengabdian berbasis global.
Dalam kegiatan tersebut, Alia Bihrajihant Raya bersama tim melakukan observasi langsung terhadap praktik community farming, serta mempelajari bagaimana sistem tersebut dapat menjadi alat pemberdayaan masyarakat. Praktik ini menunjukkan bahwa pertanian tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan produksi, tetapi juga sebagai sarana membangun kolaborasi sosial, memperkuat komunitas, dan menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan. (instagram.com)
Melalui pengalaman lapangan ini, dosen PKP memperoleh pemahaman mendalam mengenai peran community farming dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat. Pendekatan yang diterapkan di Jepang menekankan partisipasi aktif komunitas dalam seluruh rantai pertanian, mulai dari produksi hingga distribusi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada dan Tohoku University, yang membuka peluang pertukaran pengetahuan dan penguatan jejaring internasional di bidang pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Selain memperkaya perspektif akademik, hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di kelas, penelitian, serta program pengabdian kepada masyarakat di Indonesia. Dengan demikian, praktik global yang relevan dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan lokal, khususnya dalam pengembangan pertanian berbasis komunitas.
Kegiatan ini juga menegaskan peran dosen sebagai knowledge broker yang menjembatani praktik global dengan kebutuhan lokal. Dengan membawa pengalaman internasional ke dalam konteks Indonesia, dosen PKP berkontribusi dalam menciptakan pendekatan penyuluhan yang lebih partisipatif, inovatif, dan berdampak.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain:
- SDG 2 (Tanpa Kelaparan): melalui penguatan sistem pertanian berbasis komunitas yang berkelanjutan
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): melalui pengayaan pembelajaran berbasis pengalaman global
- SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): melalui penguatan peran komunitas dalam sistem pertanian
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): melalui kolaborasi internasional Indonesia–Jepang
Melalui kegiatan ini, Prodi PKP UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.