Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Prospect Talks Book Insights #61 yang diselenggarakan oleh Prospect Institute pada Rabu (29/4/2026). Bertempat di Fakultas Pertanian UGM, kegiatan ini menghadirkan ruang diskusi akademik yang membahas praktik Corporate Social Responsibility (CSR) dalam konteks pembangunan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 400 mahasiswa serta segenap dosen Program Studi PKP UGM, yang menunjukkan antusiasme tinggi civitas akademika terhadap isu kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat. Agenda utama berupa bedah buku “CSR Kolaboratif: Sinergi Multi Sektor dalam Pemberdayaan Masyarakat”, sebuah karya yang merangkum pemikiran dan refleksi dari rangkaian Prospect Talks edisi sebelumnya. Buku tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai pendekatan strategis dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan Prodi PKP UGM dalam kegiatan ini menjadi relevan mengingat fokus keilmuan pada penyuluhan, pembangunan pedesaan, serta komunikasi pertanian. Isu-isu yang diangkat dalam buku, seperti pemberdayaan masyarakat desa dan ketahanan pangan, sejalan dengan bidang kajian yang dipelajari mahasiswa PKP, sehingga memberikan pengayaan wawasan secara kontekstual dan aplikatif.

Diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dyah Putri Utami selaku Sustainability Consultant Manager Prospect Institute sekaligus salah satu penulis buku, serta Sunarru Samsi Hariadi, Guru Besar Fakultas Pertanian UGM. Dalam pemaparannya, Dyah Putri Utami menekankan bahwa kolaborasi dalam CSR tidak hanya berhenti pada inisiatif perusahaan, tetapi perlu membangun ekosistem yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Sejumlah poin penting turut menjadi sorotan dalam diskusi, di antaranya pentingnya sinergi antar sektor untuk menghindari tumpang tindih program, refleksi pemikiran dari berbagai edisi Prospect Talks sebagai panduan praktis pelaksanaan CSR, serta relevansi sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Selain itu, buku ini juga mengulas berbagai dimensi seperti kesehatan, keanekaragaman hayati, ekonomi, lingkungan, hingga aspek sosial budaya yang menjadi bagian integral dalam praktik CSR di masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Sunarru Samsi Hariadi menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya buku tersebut yang dinilai mampu memberikan perspektif komprehensif dalam memahami fenomena sosial secara kualitatif. Ia juga berharap ke depan akan berkembang pendekatan yang lebih kuantitatif untuk merumuskan model kolaborasi yang lebih terstruktur dan berdampak luas.
Melalui kegiatan ini, Prodi PKP UGM menegaskan perannya sebagai ruang akademik yang aktif mendorong diskursus kritis dan kolaboratif, khususnya dalam isu pemberdayaan masyarakat dan pembangunan pertanian berkelanjutan.